Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi terus memperluas jejaring akademik dan memperkuat mutu kelembagaan melalui kegiatan Seminar Nasional yang dilaksanakan bersama Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan sumber daya akademik yang berdaya saing global.
Seminar Nasional yang diselenggarakan di lingkungan FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengangkat tema “Strategi Pengembangan Kelembagaan Islam dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pendidikan dan Kemandirian Kampus Unggul di Era Global.” Kegiatan ini menghadirkan akademisi, dosen, mahasiswa, serta pimpinan perguruan tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Fadlurrohman, M.A., dosen Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi, dipercaya sebagai pemateri seminar. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, inovasi pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul sebagai fondasi utama dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang mandiri dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

“Pengembangan kelembagaan Islam di era global menuntut transformasi yang berkelanjutan, baik dalam aspek tata kelola, penguatan sumber daya manusia, maupun pengembangan jejaring kerja sama. Melalui kolaborasi yang kuat, perguruan tinggi Islam dapat meningkatkan daya saing sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan”, ungkapnya.
Kegiatan seminar nasional ini merupakan bentuk nyata kolaborasi akademik antara Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi dan FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam membangun budaya ilmiah, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan strategis untuk kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. FITK UIN Sunan Kalijaga sendiri dikenal sebagai salah satu fakultas yang aktif mengembangkan forum-forum ilmiah nasional dan internasional dalam bidang pendidikan dan pengembangan kelembagaan.
Dalam sesi diskusi, kedua institusi membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, termasuk kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta program peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Melalui kegiatan Seminar Nasional dan Studi Banding ini, Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi berharap dapat mengadopsi berbagai inovasi dan praktik unggul yang telah diterapkan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam mewujudkan kampus yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.
Foto: Zaenal
