Seminar Nasional Islam, Inovasi, dan Akademisi: Dr. Abdul Hamid Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Mencetak Generasi Unggul

Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Islam, Inovasi, dan Akademisi: Pilar Generasi Unggul di Era Global”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Attaqwa ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa pascasarjana, akademisi, serta praktisi pendidikan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan Islam dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di era global.

Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Perguruan Tinggi Attaqwa. Salah satu pemateri adalah Dr. H. Abdul Hamid, M.Pd.I., Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI). Dalam paparannya, ia mengulas pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dengan inovasi dan pengembangan akademik sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang unggul dan kompetitif.

Menurut Dr. Abdul Hamid, tantangan global saat ini menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dr. H. Abdul Hamid, M.Pd.I.

“Perguruan tinggi Islam harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Inovasi perlu terus dikembangkan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama dalam proses pendidikan”, ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia akademik, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan. Oleh karena itu, penguatan budaya akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi berharap dapat terus menjadi wadah pengembangan wawasan keilmuan, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring akademik guna mendukung terwujudnya pendidikan Islam yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Foto: Zaenal

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *