PAI

Mahasiswa KKN Institut Attaqwa KH. Noer Alie Rayakan Tahun Baru Islam Bersama Masyarakat Desa Sukamekar

Menyambut Tahun Baru Islam 1446 H, mahasiswa KKN Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi menggelar acara Gebyar Muharram bersama masyarakat Desa Sukamekar. Kegiatan ini merupakan program kerja gabungan antar Kelompok 2 dan 4 yang berlangsung di Masjid Nurul Iman pada Jum’at malam (19/7). Acara tersebut menampilkan beberapa penampilan anak-anak TPQ Nurul Iman, diantaranya: hafalan Juz Amma, pidato, nasyid, dan puisi berantai. Tak hanya itu, Kepala Desa Sukamekar H. Jayadih dan para perangkat desa, serta tokoh agama juga turut hadir yang menambah semangat para peserta. “Malam ini saya sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras para mahasiswa Institut Attaqwa dalam membimbing dan membantu mengembangkan bakat anak-anak kami. Acara ini tentu saja menjadi salah satu cara meningkatkan moderasi beragama di Desa Sukamekar”, ujar H. Jayadih dalam sambutannya. Ketua panitia acara, Andre yang merupakan mahasiswa semester 7 Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas terlaksananya kegiatan ini. “Gebyar Muharram ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota Kelompok 2 dan 4 yang berharap dapat memberikan dampak positif serta menjadi inspirasi untuk kegiatan-kegiatan KKN selanjutnya”, pungkasnya. Dengan semangat kebersamaan dan pendidikan, Gebyar Muharram kali ini selain menghibur juga menguatkan ikatan antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat. Para mahasiswa berharap acara seperti ini dapat terus terlaksana secara rutin untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan menumbuhkan rasa cinta terhadap agama. Gebyar Muharram ini menjadi bukti bahwa dengan kerjasama dan dedikasi, setiap kegiatan dapat memberikan dampak positif yang luas dan mendalam.

Mahasiswa KKN Institut Attaqwa KH. Noer Alie Rayakan Tahun Baru Islam Bersama Masyarakat Desa Sukamekar Read More »

Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi Adakan Seminar KKN-PM: Tangkal Judi Online Dengan Moderasi Beragama

Tingkatkan pengabdian kepada masyarakat, Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi menggelar seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat bersama mahasiswa. Kesempatan kali ini mengangkat tema “Moderasi Beragama Dalam Menyikapi Judi Online”. Acara ini menghadirkan 4 dosen lintas prodi Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi, dosen prodi PAI Hj. Tuti Alawiyah, MA., dan Hj. Rifqiyati Mas’ud, MA., serta Dosen prodi KPI Hj. Miftahusaadah Wardi, M.IRKH., dan Maghfur Ghazali, M.Si. Kepala Desa Sukamekar, H. Jayadih beserta perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat juga hadir dalam kegiatan tersebut. Seminar ini berlangsung pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB pada Kamis (18/7). Maraknya judi online di kalangan masyarakat memunculkan pandangan dari berbagai sudut. Dosen PAI Hj. Tuti Alawiyah, MA., menjelaskan judi online dari sudut Ilmu Tafsir yang menekankan perlunya pemahaman tentang ajaran agama untuk menghindari praktik terlarang. Hj. Rifqiyati Mas’ud, MA., membahas mengenai judi online dari aspek fiqih dan bagaimana hukum Islam memandangnya dalam konteks modern. Sementara itu, Dosen sekaligus Ketua Prodi KPI Hj. Miftahussa’adah Wardi, M.IRKH., memaparkan urgensi dakwah yang efektif sebagai sikap untuk menghadapi isu-isu kontemporer. Sedangkan Maghfur Ghazali, M.Si., menyampaikan bagaimana bentuk strategi komunikasi yang baik dalam penyebaran pesan-pesan agama Seminar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sukamekar, Bekasi, dalam memahami dan mengatasi masalah judi online dengan pendekatan yang moderat dan sesuai dengan ajaran agama Islam. Foto: Zaenal

Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi Adakan Seminar KKN-PM: Tangkal Judi Online Dengan Moderasi Beragama Read More »

Seminar KKN-PM 2024 Desa Sukamekar, Hunaidah: Moderasi Beragama Kunci Keluarga Harmonis, Cerdas, dan Tangguh

Membangun fondasi keluarga yang cerdas dan tangguh agar terciptanya keluarga harmonis menjadi salah satu urgensi dalam penerapan nilai-nilai moderasi beragama. Ini bertujuan mencegah timbulnya permasalahan yang berpotensi merusak kehidupan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Ketua LP2M STAI Attaqwa Bekasi Hunaidah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan hal tersebut dalam seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat di Majlis Taklim Nurul Khoir, Desa Sukamekar pada Sabtu (13/7). “Dengan mampu berkomunikasi baik dan saling mendukung dalam menghadapi perubahan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan membantu meningkatkan perkembangan individu”, ujarnya. Dosen program studi PAI ini juga menekankan peran orang tua sangat berpengaruh dalam menentukan karakterisitik sebuah keluarga. Ia yakin keluarga yang moderat akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. “Keluarga adalah benteng utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Dengan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dalam keluarga, kita dapat membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan bangsa yang lebih cerah,” pungkas Hunaidah. Seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN STAI Attaqwa Bekasi yang bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Sekaligus bentuk sosialisasi LP2M STAI Attaqwa Bekasi sebagai pengabdian kepada masayarakat dalam penerapan Tridharma Perguruan Tinggi. Foto: Zaenal

Seminar KKN-PM 2024 Desa Sukamekar, Hunaidah: Moderasi Beragama Kunci Keluarga Harmonis, Cerdas, dan Tangguh Read More »

Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen STAI Attaqwa Bekasi Sukses Gelar KKN-PM Bersama Mahasiswa

Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi berhasil menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Pemberdayaan Masyarakat bersama mahasiswa di Desa Sukamekar Kab. Bekasi, pada Sabtu (13/7). Kegiatan ini berlangsung dalam bentuk seminar dengan mengusung tema “Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama: Keluarga Harmonis, Cerdas, dan Tangguh”. Bertempat di Majlis Taklim Nurul Khoir Dusun 3 Desa Sukamekar, seminar ini mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat. Hadir lebih dari 60 orang peserta, terdiri dari unsur ibu-ibu PKK dan jamaah majlis, serta dihadiri oleh Kepala Desa Sukamekar H. Jayadih dan Istri Hj. Nuraidah, S.Pd sebagai penggerak PKK. Para peserta mendapatkan paparan materi oleh 4 Dosen Lintas Program Studi STAI Attaqwa Bekasi, yakni: Dosen Prodi PAI Hunaidah, S.Ag., M.Pd.I., dan Ika Barkah, M.Psi, Dosen Prodi KPI Galuhpritta Anisaningtyas, M.Psi, serta Dosen Prodi MD Mimi Jamilah Mahya, M.IRKH. Dalam pemaparannya, Hunaidah, S.Ag., M.Pd.I, menekankan pentingnya nilai-nilai moderasi beragama untuk menciptakan keluarga yang harmonis. Ika Barkah, M.Psi pada sesinya menjelaskan mengenai pola pengasuhan yang cerdas dan tangguh bagi anak. Dosen KPI, Galuhpritta Anisaningtyas, M.Psi., membahas tentang perlindungan anak berbasis keluarga. Sementara Mimi Jamilah Mahya, M.Irkh mengulas seputar pola komunikasi dalam keluarga. Hasil evaluasi dengan menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta setelah mengikuti seminar, dengan rata-rata nilai maksimal post-test mencapai 4.Semoga keberhasilan ini dapat menjadi dorongan untuk melanjutkan dan memperluas pengabdian masyarakat di masa depan. Foto: Zaenal

Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen STAI Attaqwa Bekasi Sukses Gelar KKN-PM Bersama Mahasiswa Read More »

Gelar Pembukaan KKN, Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Siap Berkontribusi Majukan Desa Sukamekar

Sebagai wujud penerapan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang Pengabdian, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata menjadi program wajib bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan di masyarakat. Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi menggelar Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Semester 7 di Kantor Desa Sukamekar, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi pada Kamis (27/6). Mengawali susunan acara tersebut, Kepala Desa Sukamekar Jayadih, S.Pd., menyampaikan perasaan senang dan bangganya atas kedatangan mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi untuk melaksanakan KKN di desa Sukamekar. Kepala Desa Sukamekar menekankan pentingnya kerjasama antara masyarakat dengan perguruan tinggi dalam membantu mengatasi berbagai tantangan pembangunan desa. “Kami berterima kasih kepada STAI Attaqwa Bekasi yang telah memilih Desa Suka Mekar sebagai lokasi KKN. Kami berharap program kerja yang digarap oleh mahasiswa dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan desa kami,” ujarnya. Dalam sambutannya, Kepala STAI Attaqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., menyampaikan bahwa tujuan KKN ini sebagai bentuk implementasi teori di perkuliahan. Tak hanya itu, KKN ini juga merupakan tugas untuk menemukan masalah di masyarakat dan memberikan solusi yang inofatif dalam penyelesaiannya. “KKN ini bukan hanya sebatas penerapan ilmu agama, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat yang memerlukan perhatian dan bantuan”, ucapnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat dan pengurus desa dalam menjalankan program KKN yang telah di rancang. Harapannya, kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sukamekar sekaligus sebagai sarana mahasiswa mengembangkan kemampuan beradaptasi di masyarakat. Dengan demikian, KKN ini menjadi wujud nyata komitmen STAI Attaqwa Bekasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Foto: Iza

Gelar Pembukaan KKN, Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Siap Berkontribusi Majukan Desa Sukamekar Read More »

Sidang Munaqosah STAI Attaqwa Bekasi: Dorong Motivasi Peserta untuk Capai Gelar S1

Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi menggelar Sidang Munaqosah Semester 8 T.A. 2023/2024 Gelombang 1 pada Selasa (25/6). Kegiatan ini berlangsung di gedung A dan C Kampus STAI Attaqwa Bekasi dengan jumlah peserta sidang sebanyak 10 orang. Dalam sambutannya, Ketua STAI Attaqwa Bekasi Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., menyampaikan bahwa sidang munaqosah pertama ini menjadi “pemecut” atau motivasi untuk segera mendapatkan gelar S1. Ia juga menekankan pentingnya pertanggungjawaban dan kemampuan berargumentasi yang baik atas tulisan dan penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa. “Kalian harus siap untuk memberikan pertanggungjawaban atas setiap tulisan dan penelitian kalian. Argumentasi yang baik adalah kunci dalam sidang munaqosah ini,” ujarnya. Ketua STAI Attaqwa Bekasi berharap, sidang ini dapat memberikan dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk menyelesaikan studi mereka dengan baik dan tepat waktu. Dengan semangat yang tinggi, para peserta dapat menjawab semua pertanyaan dengan percaya diri dan argumentasi yang kuat. Foto: Zaenal

Sidang Munaqosah STAI Attaqwa Bekasi: Dorong Motivasi Peserta untuk Capai Gelar S1 Read More »

Pembekalan KKN STAI Attaqwa Bekasi: Penguatan Pemberdayaan SDM

Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi menggelar acara pembekalan untuk Kuliah Kerja Nyata bagi mahasiswa semester 6. Acara tersebut berlangsung pada pukul 14:00 WIB sampai 16:00 WIB di Aula Lantai 2 Gedung A. Penyampaian sambutan oleh Ketua STAI Attaqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., mengawali rangkaian acara yang menggarisbawahi pentingnya kontribusi mahasiswa dalam masyarakat melalui program KKN. Dalam sambutannya, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., menekankan bahwa mahasiswa yang mengikuti KKN akan mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan 3 SKS. Hal ini melibatkan mahasiswa langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Kalian akan membantu masyarakat di tempat KKN, berkontribusi pada setiap kegiatan desa, dan diharapkan menjadi bagian integral dalam pembangunan sosial di lokasi yang ditentukan,” ujarnya. Selain itu, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik Dr. KH. Fadlurrahman, Lc., MA., dalam pemaparannya tentang Paradigma KKN menyampaikan KKN bukan sekadar sebuah tugas akademis. Kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan dosen pembimbing dan mencapai hasil konkret dalam bentuk penulisan artikel jurnal. Mahasiswa harus aktif melakukan sharing, mengidentifikasi masalah, dan mengembangkan kegiatan penelitian yang relevan. “Kalian akan belajar menemukan masalah, merumuskan solusi, dan menjalankan kegiatan dengan tujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat di tempat KKN”, tambah Dr. KH. Fadlurrahman, Lc., MA.

Pembekalan KKN STAI Attaqwa Bekasi: Penguatan Pemberdayaan SDM Read More »

Visitasi Pascasarjana, Prof. Imam Fuadi: Transformasi Universitas Sebagai Langkah Bersejarah STAI At-Taqwa Bekasi

Transformasi Sekolah Tinggi Agama Islam At-Taqwa Bekasi menjadi Universitas merupakan langkah yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di masyarakat. Dengan membuka program Magister PAI, lembaga dapat berkontribusi lebih besar dalam pengembangan SDM yang berkualitas di bidang keilmuan Islam. Prof. Imam Fuadi, MA., menyampaikan hal tersebut pada Visitasi Program Pascasarjana di STAI At-Taqwa, Kamis (22/2). “Dengan menandai langkah bersejarah dalam perkembangan STAI At-Taqwa Bekasi, ini menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia”, ucapnya. Keputusan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa yang ingin mengejar pendidikan tinggi dalam ilmu agama Islam, tetapi juga akan membantu memperkuat posisi STAI At-Taqwa Bekasi sebagai lembaga pendidikan yang berpengaruh dalam ranah akademik. Ia berharap dengan adanya Program S2 PAI ini, akan menjadikan STAI At-Taqwa Bekasi sebagai pusat pengembangan pengetahuan dan kajian Islam. Langkah ini juga dapat membuka peluang kerja sama dengan lembaga pendidikan dan penelitian lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri. Sehingga dapat meningkatkan keragaman dan kualitas pendidikan agama Islam tidak hanya di Kabupaten Bekasi, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Visitasi Pascasarjana, Prof. Imam Fuadi: Transformasi Universitas Sebagai Langkah Bersejarah STAI At-Taqwa Bekasi Read More »

STAI At-Taqwa Bekasi Terima Kunjungan Tim Visitasi Program Pascasarjana Diktis Kemenag

Sekolah Tinggi Agama Islam At-Taqwa Bekasi menerima kunjungan Tim Visitasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag-RI pada Kamis (22/2). Tim Visitasi ini terdiri dari 3 orang asesor: Rusdi Batun, S.Hi., M.Pd.I, Prof. Dr. Imam Fuadi, MA., dan Prof. Kusmana, Ph.D. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pembentukan Program Pascasarjana S2 Pendidikan Agama Islam (PAI). Ketua STAI At-Taqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd dalam sambutannya menekankan komitmen institusi untuk menyediakan pendidikan lanjutan yang berkualitas. Dengan pendirian prodi S2 PAI, STAI At-Taqwa Bekasi berupaya membentuk SDM yang unggul. Sesuai dengan visi dan misi pendiri yang ingin mendukung pengembangan mutu pendidikan Islam di Indonesia khususnya di lingkungan Yayasan At-Taqwa. “Program Pascasarjana ini merupakan bentuk keteguhan akan cita-cita KH. Noer Alie yang terus konsisten dikembangkan oleh pendiri STAI At-Taqwa dan Ketua-ketua sebelumnya”, ucapnya. Rusdi Batun S.Hi., M.Pd.I menyampaikan bahwa evaluasi pendirian jenjang magister untuk prodi PAI berfokus pada sinkronisasi dan akselerasi lembaga untuk memastikan program ini dapat segera terealisasi. “Dengan pendirian Pascasarjana PAI, STAI At-Taqwa telah membantu mengembangkan kualitas Pendidikan Agama Islam di Indonesia” tambah Rusdi. Foto: Zaenal

STAI At-Taqwa Bekasi Terima Kunjungan Tim Visitasi Program Pascasarjana Diktis Kemenag Read More »

Mahasiswa Semester 7 STAI At-Taqwa Bekasi Resmi Memulai KKN 2023

Memasuki tahun ke-4 masa perkuliahan, mahasiswa semester 7 Sekolah Tinggi Agama Islam At-Taqwa Bekasi resmi memulai kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Pembukaan KKN tahun ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi pada Selasa (18/7) pukul 9 pagi. Diikuti oleh 77 mahasiswa dari program studi PAI dan KPI, para dosen pembimbing, dan jajaran pengurus Kelurahan Desa Sukaringin. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan oleh Kepala Desa Sukaringin, Royadih Pratama. Ia menyampaikan bahwa kegiatan KKN sangat penting dilakukan bagi mahasiswa untuk membangun rasa kepedulian kepada masyarakat dan mempraktekan ilmu agama yang telah diberikan di perkuliahan. “Kenapa saya tegaskan pada ilmu agama? karena saya ingin sekali mahasiswa At-Taqwa bisa langsung turun tangan membimbing dan mengajarkan anak-anak kita tentang ilmu agama khususnya dalam membaca Al-Qur’an. Tidak sedikit anak-anak sekarang yang tidak bisa membaca Al-Qur’an”, tambahnya. Royadih juga berharap, para mahasiswa STAI At-Taqwa Bekasi ikut berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan di desa Sukaringin. Lalu sambutan kedua oleh Ketua STAI At-Taqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd. Ia meminta para mahasiswa untuk bersama menguatkan tekad dan niat selama melakukan pengabidan dan penelitian di desa Sukaringin. “Lakukan yang terbaik untuk membangun desa Sukaringin menjadi lebih baik, khususnya dalam bidang keagamaan. Jangan pernah sungkan untuk mengeluarkan bantuan tenaga kalian demi terlaksananya kegiatan yang ada disini” ucap Saiful. Kegiatan KKN 2023 STAI At-Taqwa Bekasi akan berlangsung selama 45 hari melakukan pengabdian disertai penelitian. Acarapun ditutup dengan penandatanganan MOU oleh STAI At-Taqwa Bekasi dan Kelurahan Desa Sukaringin. Penulis : Farah Foto : Zaenal

Mahasiswa Semester 7 STAI At-Taqwa Bekasi Resmi Memulai KKN 2023 Read More »