Berita

Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi Adakan Seminar KKN-PM: Tangkal Judi Online Dengan Moderasi Beragama

Tingkatkan pengabdian kepada masyarakat, Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi menggelar seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat bersama mahasiswa. Kesempatan kali ini mengangkat tema “Moderasi Beragama Dalam Menyikapi Judi Online”. Acara ini menghadirkan 4 dosen lintas prodi Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi, dosen prodi PAI Hj. Tuti Alawiyah, MA., dan Hj. Rifqiyati Mas’ud, MA., serta Dosen prodi KPI Hj. Miftahusaadah Wardi, M.IRKH., dan Maghfur Ghazali, M.Si. Kepala Desa Sukamekar, H. Jayadih beserta perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat juga hadir dalam kegiatan tersebut. Seminar ini berlangsung pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB pada Kamis (18/7). Maraknya judi online di kalangan masyarakat memunculkan pandangan dari berbagai sudut. Dosen PAI Hj. Tuti Alawiyah, MA., menjelaskan judi online dari sudut Ilmu Tafsir yang menekankan perlunya pemahaman tentang ajaran agama untuk menghindari praktik terlarang. Hj. Rifqiyati Mas’ud, MA., membahas mengenai judi online dari aspek fiqih dan bagaimana hukum Islam memandangnya dalam konteks modern. Sementara itu, Dosen sekaligus Ketua Prodi KPI Hj. Miftahussa’adah Wardi, M.IRKH., memaparkan urgensi dakwah yang efektif sebagai sikap untuk menghadapi isu-isu kontemporer. Sedangkan Maghfur Ghazali, M.Si., menyampaikan bagaimana bentuk strategi komunikasi yang baik dalam penyebaran pesan-pesan agama Seminar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sukamekar, Bekasi, dalam memahami dan mengatasi masalah judi online dengan pendekatan yang moderat dan sesuai dengan ajaran agama Islam. Foto: Zaenal

Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi Adakan Seminar KKN-PM: Tangkal Judi Online Dengan Moderasi Beragama Read More »

STAI Attaqwa Bekasi Resmi Bertransformasi Menjadi Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Melalui Keputusan Menteri Agama nomor 482 tahun 2024 dengan SK mengumumkan perubahan bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attaqwa Bekasi menjadi Institut Attaqwa Kh. Noer Alie Bekasi. Perubahan bentuk ini merupakan wujud komitmen lembaga untuk terus berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berkompeten di bidang keilmuan Islam. Dengan menjadi Institut, lembaga ini mampu memberikan pendidikan tinggi yang lebih luas dan berperan aktif mengembangkan keilmuan Islam modern. Ketua STAI Attaqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., yang menjemput langsung Surat Keputusan tersebut menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Ini adalah tonggak sejarah bagi kami. Transformasi menjadi Institut Attaqwa KH. Noer Alie akan membuka peluang baru bagi pengembangan kurikulum, riset, dan kolaborasi akademik yang lebih luas,” ujarnya. Bersamaan dengan kabar baik ini, Kementerian Agama Republik Indonesia juga mengeluarkan Surat Keputusan Ijin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam untuk Program Magister Pendidikan Agama Islam. Tertulis dalam KMA nomor 590 tahun 2024, Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi resmi mendapatkan ijin untuk membuka program studi baru untuk PAI jenjang Magister. Hal ini membuktikan keseriusan STAI Attaqwa Bekasi untuk terus mengembangkan siar dan ajaran Islam dalam dunia pendidikan.

STAI Attaqwa Bekasi Resmi Bertransformasi Menjadi Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi Read More »

Perlindungan Anak Berbasis Keluarga Wujudkan Generasi Cemerlang Bangsa

Maraknya kasus kekerasan terhadap anak dan kenakalan remaja menjadi sorotan utama dalam diskusi tentang perlindungan anak, khususnya dalam konteks keluarga. Tidak hanya mengguncang masyarakat, kasus-kasus ini juga menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah dan menanggulangi masalah tersebut. Alasan mendasar mengapa kekerasan remaja dan tawuran pelajar bisa terjadi karena kurangnya pengawasan orangtua, pengaruh teknologi, dan pola asuh. Dosen Prodi KPI STAI Attaqwa Bekasi Galuhpritta Anisaningtyas, M.Psi., menyampaikan hal tersebut dalam Seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukamekar pada Sabtu (13/7). Ia menekankan peran krusial orang tua dalam menciptakan lingkungan yang layak bagi anak. “Dengan memenuhi kebutuhan dasar anak seperti memberikan perhatian dan kasih sayang, serta menjaga komunikasi yang sehat dapat menjadi langkah awal proses menumbuhkan rasa percaya anak terhadap orang tua”, ujarnya. Galuh juga menjelaskan, melibatkan anak dalam setiap pengambilan keputusan keluarga dapat membantu anak merasa dihargai dan dihormati. Ia yakin bahwa dengan memperkuat perlindungan anak berbasis keluarga, dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia. “Keluarga adalah kunci untuk membangun masa depan bangsa yang gemilang. Dengan melindungi anak-anak di dalam keluarga, kita sedang berinvestasi untuk masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkas Galuh. Seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sukamekar ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN STAI Attaqwa Bekasi yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa. Foto: Zaenal

Perlindungan Anak Berbasis Keluarga Wujudkan Generasi Cemerlang Bangsa Read More »

Seminar KKN-PM 2024 Desa Sukamekar, Hunaidah: Moderasi Beragama Kunci Keluarga Harmonis, Cerdas, dan Tangguh

Membangun fondasi keluarga yang cerdas dan tangguh agar terciptanya keluarga harmonis menjadi salah satu urgensi dalam penerapan nilai-nilai moderasi beragama. Ini bertujuan mencegah timbulnya permasalahan yang berpotensi merusak kehidupan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Ketua LP2M STAI Attaqwa Bekasi Hunaidah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan hal tersebut dalam seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat di Majlis Taklim Nurul Khoir, Desa Sukamekar pada Sabtu (13/7). “Dengan mampu berkomunikasi baik dan saling mendukung dalam menghadapi perubahan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan membantu meningkatkan perkembangan individu”, ujarnya. Dosen program studi PAI ini juga menekankan peran orang tua sangat berpengaruh dalam menentukan karakterisitik sebuah keluarga. Ia yakin keluarga yang moderat akan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. “Keluarga adalah benteng utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Dengan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dalam keluarga, kita dapat membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan bangsa yang lebih cerah,” pungkas Hunaidah. Seminar KKN-Pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN STAI Attaqwa Bekasi yang bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Sekaligus bentuk sosialisasi LP2M STAI Attaqwa Bekasi sebagai pengabdian kepada masayarakat dalam penerapan Tridharma Perguruan Tinggi. Foto: Zaenal

Seminar KKN-PM 2024 Desa Sukamekar, Hunaidah: Moderasi Beragama Kunci Keluarga Harmonis, Cerdas, dan Tangguh Read More »

Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen STAI Attaqwa Bekasi Sukses Gelar KKN-PM Bersama Mahasiswa

Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi berhasil menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Pemberdayaan Masyarakat bersama mahasiswa di Desa Sukamekar Kab. Bekasi, pada Sabtu (13/7). Kegiatan ini berlangsung dalam bentuk seminar dengan mengusung tema “Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama: Keluarga Harmonis, Cerdas, dan Tangguh”. Bertempat di Majlis Taklim Nurul Khoir Dusun 3 Desa Sukamekar, seminar ini mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat. Hadir lebih dari 60 orang peserta, terdiri dari unsur ibu-ibu PKK dan jamaah majlis, serta dihadiri oleh Kepala Desa Sukamekar H. Jayadih dan Istri Hj. Nuraidah, S.Pd sebagai penggerak PKK. Para peserta mendapatkan paparan materi oleh 4 Dosen Lintas Program Studi STAI Attaqwa Bekasi, yakni: Dosen Prodi PAI Hunaidah, S.Ag., M.Pd.I., dan Ika Barkah, M.Psi, Dosen Prodi KPI Galuhpritta Anisaningtyas, M.Psi, serta Dosen Prodi MD Mimi Jamilah Mahya, M.IRKH. Dalam pemaparannya, Hunaidah, S.Ag., M.Pd.I, menekankan pentingnya nilai-nilai moderasi beragama untuk menciptakan keluarga yang harmonis. Ika Barkah, M.Psi pada sesinya menjelaskan mengenai pola pengasuhan yang cerdas dan tangguh bagi anak. Dosen KPI, Galuhpritta Anisaningtyas, M.Psi., membahas tentang perlindungan anak berbasis keluarga. Sementara Mimi Jamilah Mahya, M.Irkh mengulas seputar pola komunikasi dalam keluarga. Hasil evaluasi dengan menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta setelah mengikuti seminar, dengan rata-rata nilai maksimal post-test mencapai 4.Semoga keberhasilan ini dapat menjadi dorongan untuk melanjutkan dan memperluas pengabdian masyarakat di masa depan. Foto: Zaenal

Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen STAI Attaqwa Bekasi Sukses Gelar KKN-PM Bersama Mahasiswa Read More »

Upaya Prodi Manajemen Bisnis Syariah STAI Attaqwa Bekasi Bangun SDM Profesional

Prodi Manajemen Bisnis Syariah STAI Attaqwa Bekasi terus mengukuhkan komitmennya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dan berkualitas. Langkah strategis ini merupakan bentuk kontribusi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing dalam dunia industri dan pasar global. Sekretaris prodi MBS STAI Attaqwa Bekasi Atmaja, M.Pd., menyampaikan hal tersebut dalam siaran Akhbar Attaqwa bersama Dhany Wahab di Radio Attaqwa pada Selasa (9/7/2024). Dalam upayanya, prodi Manajemen Bisnis Syariah STAI Attaqwa Bekasi menghadirkan berbagai inovasi pendidikan yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan keahlian. Tak hanya itu, sarana prasarana juga dalam pengembangan demi menunjang profesionalitas kegiatan perkuliahan. “Meski prodi MBS baru berjalan satu tahun, kami berupaya menyediakan dosen berkualitas yang berasal dari akademisi dan praktisi profesional“, katanya. STAI Attaqwa mengembangkan beragam cara untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam merespon perkembangan bisnis syariah yang sedang tumbuh pesat. Penerapan langkah strategis antara lain dengan menyediakan informasi seputar dunia kerja, membangun reputasi, meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan memperluas jaringan dengan dunia usaha dan industri. Atmaja menambahkan peluang kerja bagi lulusan prodi MBS terbuka luas, seperti industri keuangan, perbankan syariah dan bisnis start up. “Kesempatan berkarir bagi para lulusan MBS sangat luas, selagi para mahasiswa mampu meningkatkan kompetensi dan skill personal“, pesannya. Penerimaan mahasiswa baru di STAI Attaqwa masih dibuka hingga bulan Agustus 2024.

Upaya Prodi Manajemen Bisnis Syariah STAI Attaqwa Bekasi Bangun SDM Profesional Read More »

Gelar Pembukaan KKN, Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Siap Berkontribusi Majukan Desa Sukamekar

Sebagai wujud penerapan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang Pengabdian, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata menjadi program wajib bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan di masyarakat. Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi menggelar Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Semester 7 di Kantor Desa Sukamekar, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi pada Kamis (27/6). Mengawali susunan acara tersebut, Kepala Desa Sukamekar Jayadih, S.Pd., menyampaikan perasaan senang dan bangganya atas kedatangan mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi untuk melaksanakan KKN di desa Sukamekar. Kepala Desa Sukamekar menekankan pentingnya kerjasama antara masyarakat dengan perguruan tinggi dalam membantu mengatasi berbagai tantangan pembangunan desa. “Kami berterima kasih kepada STAI Attaqwa Bekasi yang telah memilih Desa Suka Mekar sebagai lokasi KKN. Kami berharap program kerja yang digarap oleh mahasiswa dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan desa kami,” ujarnya. Dalam sambutannya, Kepala STAI Attaqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., menyampaikan bahwa tujuan KKN ini sebagai bentuk implementasi teori di perkuliahan. Tak hanya itu, KKN ini juga merupakan tugas untuk menemukan masalah di masyarakat dan memberikan solusi yang inofatif dalam penyelesaiannya. “KKN ini bukan hanya sebatas penerapan ilmu agama, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat yang memerlukan perhatian dan bantuan”, ucapnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat dan pengurus desa dalam menjalankan program KKN yang telah di rancang. Harapannya, kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sukamekar sekaligus sebagai sarana mahasiswa mengembangkan kemampuan beradaptasi di masyarakat. Dengan demikian, KKN ini menjadi wujud nyata komitmen STAI Attaqwa Bekasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Foto: Iza

Gelar Pembukaan KKN, Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Siap Berkontribusi Majukan Desa Sukamekar Read More »

Sidang Munaqosah STAI Attaqwa Bekasi: Dorong Motivasi Peserta untuk Capai Gelar S1

Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi menggelar Sidang Munaqosah Semester 8 T.A. 2023/2024 Gelombang 1 pada Selasa (25/6). Kegiatan ini berlangsung di gedung A dan C Kampus STAI Attaqwa Bekasi dengan jumlah peserta sidang sebanyak 10 orang. Dalam sambutannya, Ketua STAI Attaqwa Bekasi Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., menyampaikan bahwa sidang munaqosah pertama ini menjadi “pemecut” atau motivasi untuk segera mendapatkan gelar S1. Ia juga menekankan pentingnya pertanggungjawaban dan kemampuan berargumentasi yang baik atas tulisan dan penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa. “Kalian harus siap untuk memberikan pertanggungjawaban atas setiap tulisan dan penelitian kalian. Argumentasi yang baik adalah kunci dalam sidang munaqosah ini,” ujarnya. Ketua STAI Attaqwa Bekasi berharap, sidang ini dapat memberikan dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk menyelesaikan studi mereka dengan baik dan tepat waktu. Dengan semangat yang tinggi, para peserta dapat menjawab semua pertanyaan dengan percaya diri dan argumentasi yang kuat. Foto: Zaenal

Sidang Munaqosah STAI Attaqwa Bekasi: Dorong Motivasi Peserta untuk Capai Gelar S1 Read More »

Pembekalan KKN STAI Attaqwa Bekasi: Penguatan Pemberdayaan SDM

Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi menggelar acara pembekalan untuk Kuliah Kerja Nyata bagi mahasiswa semester 6. Acara tersebut berlangsung pada pukul 14:00 WIB sampai 16:00 WIB di Aula Lantai 2 Gedung A. Penyampaian sambutan oleh Ketua STAI Attaqwa Bekasi, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., mengawali rangkaian acara yang menggarisbawahi pentingnya kontribusi mahasiswa dalam masyarakat melalui program KKN. Dalam sambutannya, Dr. H. Saiful Bahri Maih, M.Pd., menekankan bahwa mahasiswa yang mengikuti KKN akan mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan 3 SKS. Hal ini melibatkan mahasiswa langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Kalian akan membantu masyarakat di tempat KKN, berkontribusi pada setiap kegiatan desa, dan diharapkan menjadi bagian integral dalam pembangunan sosial di lokasi yang ditentukan,” ujarnya. Selain itu, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik Dr. KH. Fadlurrahman, Lc., MA., dalam pemaparannya tentang Paradigma KKN menyampaikan KKN bukan sekadar sebuah tugas akademis. Kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan dosen pembimbing dan mencapai hasil konkret dalam bentuk penulisan artikel jurnal. Mahasiswa harus aktif melakukan sharing, mengidentifikasi masalah, dan mengembangkan kegiatan penelitian yang relevan. “Kalian akan belajar menemukan masalah, merumuskan solusi, dan menjalankan kegiatan dengan tujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat di tempat KKN”, tambah Dr. KH. Fadlurrahman, Lc., MA.

Pembekalan KKN STAI Attaqwa Bekasi: Penguatan Pemberdayaan SDM Read More »

STAI Attaqwa Bekasi Siap Gelar Program KKN Tematik untuk Mahasiswa

Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa Bekasi perkuat komitmen dalam memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata tematik. Program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Ketua Prodi PAI STAI Attaqwa Abdul Salam, MM., mengungkapkan rencana tersebut pada acara Akhbar Attaqwa di Radio Attaqwa, Selasa (11/6). Ia mengatakan KKN tematik akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam penyelesaian masalah sosial, ekonomi, dan budaya di masyarakat. Melalui KKN tematik, mahasiswa dapat melakukan pengabdian di tengah masyarakat dan berperan memberikan solusi di tiap permasalahan. “KKN tematik menjadi syarat bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan tugas akhir perkuliahan. Ini sekaligus sebagai sarana pengabdian di tengah masyarakat,” jelasnya. Menurut Salam, KKN tematik memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamalkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki kepada masyarakat. Kegiatan ini dapat mendorong kemajuan pembangunan di daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan. Sebanyak 73 mahasiswa STAI Attaqwa akan mengikuti KKN mulai 20 Juni 2024 di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

STAI Attaqwa Bekasi Siap Gelar Program KKN Tematik untuk Mahasiswa Read More »